085338333533
Fakta Tentang Pohon Baobab

Fakta Tentang Pohon Baobab

Fakta Tentang Pohon Baobab

Pohon Baobab, umumnya dikenal sebagai “pohon yang ditanam terbalik” dan “pohon roti monyet”, adalah pohon tropis milik keluarga Bombacoideae, sub-keluarga tanaman yang hampir semua pohonnya tumbuh di daerah tropis. Ciri khasnya adalah buah yang sangat besar, seperti buah Durian. Pohon Baobab tumbuh secara spontan di Afrika, Australia, dan Madagaskar. Jelajahi fakta-fakta unik tentang pohon baobab ini.

1. Ukuran besar

Batang Baobab dewasa adalah yang paling tebal dari semua batang pohon di dunia. Batang pohon baobab dapat mencapai diameter 15 meter dan keliling 47 meter.

Ini berarti bahwa sekitar 27 rata-rata manusia tinggi yang memegang tangan dapat berdiri di sekitar pohon baobab dengan ukuran ini.

Pohon Baobab juga tinggi jumbo. Pohon baobab dewasa dapat mencapai ketinggian 30 meter.

2. Kapasitas penyimpanan air raksasa

Fitur yang paling dikenal dari pohon baobab adalah batang berongga mereka. Meski dinding batangnya bisa setebal 0,5 meter. Tujuan batang berlubang adalah untuk menyimpan galon air. Bahkan, pohon baobab dapat menyimpan hingga 120.000 liter air. Namun, air yang disimpan di dalamnya tidak tersedia bagi siapa pun untuk digunakan secara bebas. Air di batang mereka membantu mereka berdiri tegak.

Baobab adalah pohon berganti daun, yaitu, mereka menumpahkan daunnya di musim kemarau atau musim gugur untuk menghemat hilangnya air melalui keringat. Pohon Baobab tetap tanpa daun selama 9 bulan dalam setahun.

baobab tree

3. Umur panjang

Pohon-pohon ini dapat hidup selama ribuan tahun. Baobab tertua yang diketahui adalah Sunland Baobab di Afrika Selatan, yang diperkirakan berusia sekitar 6.000 tahun.

Meskipun, pada 2018, pohon baobab di Afrika telah sekarat karena meningkatnya jumlah kekeringan dan perubahan iklim.

4. Buah dan bunga yang berharga

Baobab mulai mekar pada usia 20 tahun dan mekar sepanjang tahun. Mereka menghasilkan bunga putih besar berukuran 12 cm yang bertahan selama hampir sehari.

Baobab menghasilkan buah besar 5-6 bulan setelah pembungaan dimulai. Buahnya terlihat seperti kelapa hijau besar dan mengandung biji. Biji selanjutnya dikonsumsi dalam berbagai bentuk.

Buah ini mengandung lebih banyak dosis nutrisi penting daripada buah-buahan yang biasa dimakan seperti apel, pisang, jeruk, dll.

 

Daun, bunga, dan buahnya sangat bergizi dan dikonsumsi secara luas oleh orang-orang asli.

5. Pohon kehidupan

Kata “baobab” berasal dari kata Arab, “Bu-Hibab”, yang berarti “bapak banyak biji”.

Saat baobab semakin tua, batangnya menjadi lebih luas dan mengering. Batangnya yang berlubang digunakan oleh manusia dan hewan sebagai kandang dan rumah. Baobab Sunland di Afrika digunakan sebagai pub dan merupakan daya tarik wisata utama.

Kelelawar diketahui hidup di dalam batang pohon baobab dan bahkan menyerbuki benih.

6. Pohon Baobab di seluruh dunia

Ada sembilan spesies baobab. Delapan di antaranya ditemukan di Afrika, yang kesembilan ditemukan di Australia. Baobab Australia berukuran jauh lebih kecil. Baobab juga dapat dilihat di India di mana ia dibawa secara buatan. Ia dikenal sebagai “Kalpavriksha” di India dan sangat terkait dengan Jainisme.

Enam dari spesies baobab dapat ditemukan di Madagaskar, sedangkan sisanya dua spesies dapat ditemukan di benua Afrika.

7. Terhormat orang Afrika

Afrika menyebut baobab dengan banyak nama, seperti, “Pohon Ajaib”, “Pohon Farmasi”, “Pohon Kehidupan” “Krim Tartar”. Ini dihormati oleh orang Afrika dan hanya orang bijak yang diizinkan untuk memanjat untuk mengumpulkan daun, buah atau bunganya.

8. Pertumbuhan selama bertahun-tahun

Inilah cara pohon baobab tumbuh selama bertahun-tahun –

  • 0 hingga 15 tahun – fase pohon muda
  • 15 hingga 70 tahun – fase kerucut
  • 70 hingga 300 tahun – fase botol
  • 300 ke lebih – fase usia tua

9. Legenda yang terkait dengan pohon Baobab

Sesuai dengan legenda Afrika, suatu hari, baobab melihat bayangannya di air yang jernih. Itu tidak puas dengan penampilannya dan meminta dewa untuk membuatnya sempurna juga, seperti tanaman lain. Namun, sang pencipta mencabutnya dan menanamnya secara terbalik sehingga tidak akan pernah bisa melihat pantulannya lagi. Sejak itu, baobab telah membantu orang dan hewan.

10. Bahaya terhadap pohon Baobab

Penelitian telah menemukan bahwa masa depan tidak cerah untuk pohon-pohon yang tidak biasa ini. Baobab menghadapi ancaman karena meningkatnya kekeringan dan kenaikan suhu. Hutan yang terdiri dari pohon baobab dikonversi menjadi lahan pertanian. Baik hewan dan manusia mengkonsumsi produk baobab sehingga tidak ada benih yang tersisa untuk penyerbukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
WhatsApp chat